Kita sedang berada di persimpangan sejarah di mana kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar alat hitung, melainkan entitas yang mampu meniru kreativitas, empati, hingga pola komunikasi manusia. Bagi institusi berbasis keagamaan seperti Tarbiyatul Ulum, fenomena ini dipandang sebagai sebuah “Tanda Zaman” yang memerlukan refleksi filosofis dan teologis yang mendalam. Diskusi yang berkembang di sana bukan […]